Bawaslu Karanganyar Dorong Pemilih Pemula Aktif Awasi Pemilu melalui Pengawasan Partisipatif
|
BawasluKra — Mendorong pemilih pemula untuk mengambil bagian dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu melalui pengawasan partisipatif. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan apel pagi di SMK Negeri Jumantono, Senin (5/10/2026).
Bertindak sebagai pembina apel, Anggota Bawaslu Kabupaten Karanganyar Sudarsono menyampaikan pentingnya peran generasi muda, khususnya pemilih pemula, dalam menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam amanatnya, Sudarsono menjelaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan partisipatif dengan ikut mencermati tahapan Pemilu serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran.
“Pemilih pemula memiliki posisi penting dalam demokrasi. Tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga dapat berpartisipasi mengawasi proses Pemilu agar berjalan sesuai dengan ketentuan,” ujar Sudarsono.
Menurutnya, lingkungan sekolah dapat menjadi ruang yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Pemilih pemula perlu dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga integritas Pemilu, mengenali potensi pelanggaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Sudarsono juga mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial secara bijak, terutama dalam menyikapi informasi yang berkaitan dengan Pemilu. Para pemilih pemula diharapkan mampu membedakan informasi yang benar dan informasi yang menyesatkan serta tidak ikut menyebarluaskan konten yang dapat mengganggu proses demokrasi.
“Jadilah pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Ketika menemukan dugaan pelanggaran, jangan hanya menjadi penonton, tetapi gunakan saluran yang tersedia untuk menyampaikannya kepada pengawas Pemilu,” tambahnya.
Kegiatan apel tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Karanganyar dalam memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan keterlibatan pemilih pemula, pengawasan Pemilu diharapkan dapat semakin luas dan melibatkan masyarakat secara aktif.
Penulis: Angga
Foto: Vondra
Editor: Vondra