Perkuat Pilar Demokrasi, Bawaslu Karanganyar dan DPTD PKS Gelar Konsolidasi Strategis
|
Dalam upaya memperkuat pilar demokrasi pasca-Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar menggelar kunjungan konsolidasi ke Kantor DPTD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karanganyar pada Rabu (13/05/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi kedua belah pihak untuk merefleksikan jalannya tahapan demokrasi serta merancang kolaborasi pendidikan politik bagi masyarakat Bumi Intanpari ke depan.
Ketua DPD PKS Karanganyar, Darwanto, menyambut hangat kehadiran jajaran Bawaslu. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa PKS yang telah menjadi peserta pemilu tetap sejak tahun 1999 memandang Bawaslu bukan sekadar pengawas, melainkan mitra penyelenggara yang sangat membantu.
“Kami berterima kasih kepada Bawaslu. Sejak 1999 kami menjadi peserta tetap, dan kami menganggap Bawaslu sebagai penyelenggara yang membantu kami, baik di dalam tahapan maupun di luar tahapan pemilu dan pemilihan,” ujar Darwanto.
Ia juga memberikan apresiasi khusus terkait peran aktif Bawaslu dalam mencerdaskan kader partai melalui berbagai forum edukasi. Bawaslu dinilai proaktif menjadi narasumber materi kepemiluan. Komunikasi yang terjalin memudahkan partai memahami regulasi yang dinamis.
Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, menjelaskan bahwa kegiatan konsolidasi demokrasi ini bertujuan untuk melakukan refleksi mendalam atas pelaksanaan Pemilu 2024. Hal ini penting dilakukan guna memastikan kualitas demokrasi di masa mendatang terus meningkat.
“Kegiatan ini kami gunakan sebagai refleksi pelaksanaan Pemilu 2024, menjaga demokrasi agar ke depan pelaksanaannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Nuning.
Nuning juga menggarisbawahi pentingnya peran partai politik dalam mengedukasi publik sebagaimana amanat undang-undang. Bawaslu menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung bersama partai dalam memberikan pemahaman politik kepada masyarakat luas.