Perkuat Pengawasan, Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif siap berkonstribusi
|
KARANGANYAR –Bawaslu Karanganyar kembali mempertegas komitmennya dalam peran pengawasan dengan menggandeng alumni Pendidikan Pengawasan Partisipasi (P2P). Hal ini sekaligus memperkuat peran pengawasan pada Pemilu yang akan datang(4/2).
Bawaslu Karanganyar mengadakan siaran langsung pada kegiatan podcast DIKSI (Diskusi Demokrasi) dengan judul “Sinergi Komunitas Dalam Pengawasan Pemilu” pada kanal YouTube resmi Bawaslu Karanganyar.
Narasumber dalam Podcast tersebut adalah alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Kabupaten Karanganyar tahun 2025.
Podcast yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut menyatakan bahwa alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif bersiap untuk berkontribusi dalam pengawasan pesta demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, ditekankan bahwa keberadaan alumni bukan sekadar simbolis. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pengawasan partisipatif untuk perkuat pengawasan pada Pemilu yang akan datang.
Andreas Adi Prasetyo, narasumber pertama menyatakan bahwa ingin ikut serta dalam melancarkan pemilu yang adil dan jujur. Sekaligus menyegarkan kembali komitmen para alumni yang telah dibekali ilmu pengawasan.
“Kami telah dibekali pemahaman mengenai tata cara pengawasan dan pelaporan. Kini saatnya kami kembali ke masyarakat untuk memastikan nilai-nilai demokrasi tetap terjaga," kata Andreas.
Kurnia Salis narasumber kedua menyampaikan bahwa kontribusi juga harus diimbangi dengan belajar dan melek akan informasi terbarukan (update) pada situasi demokrasi yang terjadi.
“Sebagai anak muda jangan takut dan penting mengikuti program seperti ini, dari sini kitab isa menambah informasi mengenai peran pengawas partisipatif” harap Andreas.
Setali tiga uang, Kurnia Salis menyampaikan bahwa Generasi muda perlu digandeng seperti ini, dengan diberikan ruang untuk mengikuti kegiatan P2P, sehingga dapat mengetahui bagaimana dunia kepemiluan itu dan apa saja pelanggaran-pelanggaran dalam pemilu.
“Jika generasi muda mampu mengetahui perannya, maka seperti saya (gen Z) juga pasti siap menjadi pengawas partisipatif, dan tentunya masih banyak lagi yang juga ingin berkontribusi” harap salis.
Tim Humas