Lompat ke isi utama

Berita

Refleksi HUT RI ke-81 dan HUT Bawaslu, Bawaslu Karanganyar Perkuat Pengawasan Partisipatif Jelang Pilkades 2027 di Jatiyoso

kra

BawasluKra — Guna terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah setempat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar menggelar kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Pemerintah Kecamatan Jatiyoso. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Jatiyoso pada Kamis (6/8/2026).
Jajaran pimpinan Bawaslu Karanganyar disambut langsung oleh Camat Jatiyoso, Mahmud Azis Arifin. Konsolidasi ini menjadi momen penting untuk meresapi nilai-nilai semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 serta momentum HUT Bawaslu dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Jatiyoso.
Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan dan hari lahir Bawaslu harus diwujudkan dalam penegakan keadilan pemilu demi terciptanya demokrasi yang bermartabat. Implementasi awal dari semangat ini akan diuji pada gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2027 mendatang.
Menurut Nuning, Pilkades serentak 2027 merupakan ajang pemanasan sekaligus tolok ukur kesiapan proses demokrasi di tingkat lokal, sehingga keterlibatan aktif pemerintah kecamatan dan kesadaran kritis masyarakat sangat dibutuhkan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas antara Bawaslu dengan Pemerintah Kecamatan Jatiyoso. Dengan merefleksikan nilai-nilai HUT RI ke-81 dan HUT Bawaslu, kami berkomitmen menegakkan keadilan pemilu yang bermartabat. Menghadapi Pilkades 2027 nanti sebagai ajang pemanasan demokrasi, kami mengajak pemerintah kecamatan untuk hadir dan bersama-sama mengembangkan pengawasan partisipatif oleh masyarakat," ujar Nuning.
Camat Jatiyoso, Mahmud Azis Arifin, menyambut positif langkah strategis yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Karanganyar tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung serta berkolaborasi dalam mengawal demokrasi yang bersih dan bermartabat di wilayah Jatiyoso.
Mahmud menambahkan bahwa ke depan ia berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Bawaslu, terutama dalam melakukan sosialisasi edukatif baik kepada perangkat desa maupun masyarakat luas jelang pelaksanaan Pilkades 2027.
"Saya menyambut baik langkah konsolidasi demokrasi dari Bawaslu Karanganyar ini. Kami berkeinginan untuk berkolaborasi melakukan sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat berkaitan dengan potensi permasalahan Pilkades 2027, karena Pilkades juga merupakan pesta demokrasi yang dinamis dan masih rentan terjadi pelanggaran," ungkap Mahmud.
Melalui kegiatan konsolidasi, penanaman nilai nasionalisme, dan rencana sosialisasi berkelanjutan ini, diharapkan pengawasan berbasis masyarakat dapat terwujud secara optimal, sehingga angka pelanggaran dalam pesta demokrasi tingkat desa dapat ditekan demi mewujudkan iklim demokrasi yang jujur, adil, kondusif, dan bermartabat di Kabupaten Karanganyar.

Penulis dan Foto: Angga

Editor: Vondra