Lompat ke isi utama

Berita

“Rekam Jejak dan Rencana Gerak, 2025 In Review – 2026 On Duty”: Ikhtiar Bawaslu Karanganyar Menjaga dan Merawat Demokrasi di Masa Non-Tahapan

kra

Anggota Bawaslu Karanganyar, Sudarsono (Kiri) pada acara DIKSI

KARANGANYAR – Dimuat dalam Program Diksi (Diskusi Demokrasi) melalui Laman Youtube Bawaslu Kabupaten Karanganyar https://www.youtube.com/@bawaslukaranganyar8165 yang tayang pada hari Rabu (07/01/2025) pukul 13.00 WIB, dipandu oleh Rofi Rasyidah, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar menyampaikan hasil evaluasi dan refleksi kinerjanya selama tahun 2025. Tidak hanya itu, Bawaslu Kabupaten Karanganyar juga telah menyiapkan program-program kerja yang strategis untuk tahun kerja 2026. Meskipun dalam masa non-tahapan, Bawaslu Karanganyar konsisten menunjukkan dan menegaskan eksistensinya melalui program kerja yang inovatif diikuti dengan penguatan kelembagaan internal.

 

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning, menyatakan bahwa tahun 2025 adalah tahun pembuktian dalam hal menjaga kepercayaan publik. "Masyarakat kerap mempertanyakan kinerja Bawaslu apabila tidak ada masa pemilu atau pemilukada? Pada dasarnya, Bawaslu tetap melakukan kerja-kerja kelembagaan sesuai amanat Undang-undang. Beberapa kerja-kerja kelembagaan Bawaslu selama tahun 2025 diantaranya adalah Pengawasan Partisipatif, MOU Desa Pengawasan Pemilu dan Desa Anti Politik Uang, dan Bawaslu nyemplung Pawiyatan" ujarnya.

 

Tantangan anggaran oleh karena efisiensi tidak menyurutkan semangat Bawaslu untuk tetap melaksanakan programnya. Bawaslu Karanganyar menjalankan berbagai program melalui skema non-budgeter yang mengandalkan koordinasi dan kemitraan strategis Bawaslu Karangnyar sendiri mendapatkan hibah dari Pemda Kab Karanganyar yang baru turun di akhir Oktober 2025.

 

Sinergi Antar Divisi Bawaslu Kabupaten Karanganyar

 

Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Danang Eko Kristiyanto, mengibaratkan divisinya sebagai "Koki di Dapur". Pada tahun 2025, fokus utama divisinya adalah evaluasi kerja-kerja SDM apakah sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat, kemudian melakukan penguatan kelembagaan internal melalui Refreshment Class seperti kelas keprotokoleran dan kelas perpajakan dengan harapan pada tahun 2028 saat tahapan pemilu/pemilukada dimulai, staff sudah memiliki kecakapan dan kesiapan untuk menghadapi tantangan-tantangan tahapan di masa yang akan datang," ujarnya.

 

Pada divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Darsono (Kordiv)  memaparkan keberhasilan program Podcast Diksi, Fakta, dan Studi (Stand Up Demokrasi) mempublikasikan aktivitas-aktivitas kerja kelembagaan Bawaslu kepada masyarakat. Tidak hanya itu, Bawaslu Karanganyar juga menggandeng komunitas "Cahaya Demokrasi Lawu" yang beranggotakan alumni P2P untuk dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Karanganyar, seperti PDPB, Coktas atau Uji Petik dan Pengawasan Partisipatif.

 

Sementara itu, Dini Tri Widiastuti selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa menyatakan bahwa focus utama divisinya pada tahun 2025 adalah pemutakhiran data parpol melalui SIPOL yang mana menggandeng KPU, serta penyusunan Daftar Inventaris Masalah (DIM) sebagai referensi evaluasi perbaikan tahapan pemilu dan preferensi hukum di masa depan. "Kami juga terlibat aktif baik sebagai peserta maupun narasumber pada “Program Selasa Menyapa” yang digawangi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah," tambahnya.

 

Dari sisi divisi Penanganan Pelanggaran, Ikhsan Nur Isfiyanto memaparkan prestasi gemilang Bawaslu Karanganyar yang berhasil mendapatkan penghargaan Sentra Gakkumdu Terbaik dan Penanganan Pelanggaran Terbaik se-Jateng pada tahun 2025. Capaian ini ditutup dengan peluncuran buku Karya Adhyasta Pilkada yang ditulis dengan berkolaborasi bersama Pimpinan Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Staff Sekretariat dan eks-Panwascam.

 

Harli Krisnawa Adi, selaku Kepala Sekretariat memaparkan berdasarkan prespektif sekretariatan. Pada tahun 2025 Bawaslu Kabupaten Karanganyar telah melewati audit keuangan tahunan dengan pencapaian yang baik adalah ditetapkannya Bawaslu Kabupaten Karanganyar sebagai Lembaga yang tertib Administrasi dan tertib pertanggungjawaban keuangan. Pencapaian terbesar yang menjadi hasil di tahun 2026 adalah dimana Bawaslu telah ditetapkan menjadi Satker dan telah memiliki Susunan dan Tata Kelola yang lengkap. Harapannya secara tata Kelola hubungan kelembagaan memberikan fasilitasi kepada Pimpinan dapat memberikan fasilitasi sebaik-baiknya kepada Pimpinan”ujarnya

 

Menatap tahun 2026, Bawaslu Karanganyar yang semula masih berupa Unit Kerja Mandiri (UKM) yang kini bertranfrosmasi menjadi lembaga yang berstatus Satuan Kerja (Satker). Mengawali tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Karanganyar telah menyiapkan Rencana Strategis 2026 meliputi: Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dan Film bertemakan Kepemiluan, meluncurkan Podcast "Arisan Keluarga Pengawas" yang melibatkan mantan Panwascam untuk berbagi pengalaman lapangan, penerbitan Buletin Digital setiap enam bulan dan buku HPPS, Advokasi Regulasi dengan Setda terkait Alat Peraga Kampanye (APK), Running rekrutmen anggota Saka Adhyasta Pemilu untuk melibatkan Pramuka dalam pengawasan.

 

"Tahun 2026 adalah momentum bagi Bawaslu Kabupaten Karanganyar sebagai penyelenggara pemilu dalam mempersiapkan kerja-kerja pengawasan pemilu di masa mendatang. Berbekal evaluasi ataupun refleksi dari pemilu sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Karanganyar maksimalkan peningkatan kapasitas internal SDM, update pengetahuan regulasi, menggandeng mitra strategis, mengembangkan pengawasan partisipatif dan memastikan seluruh instrumen pengawasan siap sebelum tahapan pemilu berikutnya" pungkas Nuning

Penulis : Cempaka

Foto : Vondra