Songsong 2026, Bawaslu Karanganyar Refleksi Catatan 2025
|
KARANGANYAR – Bawaslu Karanganyar songsong 2026 dengan reflesi catatan 2025. Catatan-catatan kegiatan selama 2025 menjadi risalah Bawaslu Karanganyar untuk berbenah menuju 2026 yang lebih berintegritas (7/1).
Awal tahun dengan semangat baru, Bawaslu Karanganyar gelar podcast DIKSI (Diskusi Demokrasi) dengan tema “Rekam Jejak dan Rencana Gerak Bawaslu Karanganyar” melalui laman youtube. Podcast yang diselenggarakan secara langsung tersebut melibatkan ketua, anggota dan koordinator sekretariat Bawaslu Karanganyar.
Dengan semangat baru ini menjadi pondasi awal Bawaslu Karanganyar untuk menciptakan penguatan intergitas dengan program kegiatan yang lebih inovasi dimasa non tahapan.
Podcast dibuka oleh staf Bawaslu Karanganyar, Rofi Rosyidah.
Narasumber pertama disampaikan oleh ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti. Dalam penyampaiannya, untuk memberikan kepercayaan kepada Masyarakat, kinerja-kinerja Bawaslu Karanganyar 2025 dibuktikan dimasa non tahapan ini.
“Dimasa non tahapan, Bawaslu Karanganyar mengembangkan pengawasan partisipatif dan pembelajaran demokrasi kepada Masyarakat” kata Nuning. Untuk memperluas pengawasan pemilu yang akan datang, Bawaslu Karanganyar melaksanakan MoU dengan desa-desa, meliputi pembentukan dan pembinaan desa pengawasan dan desa anti politik uang.
“Kita juga melaksanakan kerjasama dengan stakeholder, sebagai pembelajaran demokrasi terhadap masyarakat” tambah Nuning. Bawaslu Karanganyar hadir dengan mengisi mata kuliah pembelajaran di kampus untuk memberikan materi pengawasan kepemiluan.
Dalam kesempatan yang sama, Narasumber kedua dijelaskan oleh Koordinator Divisi SDM, organisasi dan diklat, Danang Eko Kristiyanto. “SDM merupakan koki didapur yang bertugas dibalik layar dengan men-support kerja-kerja divisi lain, terutama menyiapkan sumber daya manusia dengan mempersiapkan perencanaan hingga kebutuhan pengawasan”, ujar Danang.
Danang nama sapaan berharap, dari hasil evaluasi penguatan SDM, Bawaslu Karanganyar sudah siap menghadapi Pemilu nanti. “SDM internal kita bertambah, untuk itu ketika memasuki tahapan pemilu kita sudah siap”, ucap danang
Dalam waktu berdekatan, narasumber ketiga diucapkan dikoordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat, Sudarsono. Sudarsono membeberkan bagaimana kinerja dan capaian pada divisi tahun 2025, humas Bawaslu Karanganyar sempat masuk dalam nominasi Bawaslu Award yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI. “Ini merupakan capaian yang luar biasa dan harus terus memotivasi”, ucap Dar nama panggilan.
Tahun 2026, Bawaslu Karanganyar akan mengadakan rekrutment anggota SAKA Adhyasta Pemilu dengan melibatkan adik-adik pramukaan dalam kegiatan nyemplung pawiyatan. Senada dengan hal tersebut, Bawaslu Karanganyar memiliki komunitas Pendidikan pengawas partisipatif (P2P), yaitu Cahaya Demokrasi Lawu.
“Semua pengawas partisipatif yang dimiliki akan dilibatkan diberbagai kegiatan Bawaslu Karanganyar”, sambung Dar.
Masih dalam nuansa yang sama, Narasumber keempat dituturkan oleh koordinator divisi hukum, dan penyelesaian sengketa, Dini Tri Winaryani. Dini mengutarakan Gambaran kerja dari divisinya meliputi, melakukan pengawasan pemutakhiran data partai politik, “Pemutakhiran dilakukan dengan meninjau SK dimasing-masing partai politik melalui Sipol (sistem informasi partai politik)” tutur Dini.
Selain itu, Divisi HPS melaksanakan pelatihan penyusunan surat keputusan/ produk-produk hukum. “Secara teknis harus sesuai dengan naskah dinas yang ada di Bawaslu”, tambah Dini.
Dalam harapannya, semoga tahun 2026 divisi hukum dan penyelesaian sengketa terlaksana pembuatan buku.
Diwaktu yang berbeda, narasumber kelima koordinator divisi penanganan pelanggaran dan data informasi, Ikhsan Nur Isfiyanto. Menengok Pilkada 2024 telah usai, namun perlu diketahui kerja-kerja divisi penanganan pelanggaran dalam tahapan tersebut kita pertanggungjawaban kepada publik.
“Bawaslu Karanganyar mendapat apresiasi dari Bawaslu Jawa Tengah sebagai penanganan pelanggaran terbaik se-Jawa Tengah” ucap Ikhsan
Selain itu, data-data kerja pengawasan yang telah melakukan digitalisasi yang kemudian disusun menjadi Daftar Informasi Publik dan dipublikasikan pada laman PPID Bawaslu Karanganyar. “Dengan pengelolaan tersebut, kita juga mempertahankan predikat sebagai lembaga informatif dari Bawaslu RI”, tambah Ikhsan.
Ikhsan berharap, semoga capaian-capaian yang sudah kita raih bisa dipertahankan bahkan bisa jauh lebih baik lagi setiap tahunnya.
Diakhir acara, narsumber terakhir disampaikan kepala sekretariat Bawaslu Karanganyar, Harli Krisnawa Adi. Harli menjelaskan bagaimana pada pertanggungjawaban keuangan, digunakan secara transparan dan dipertanggungjawaban kepada negara.
“Di Bawaslu Karanganyar secara audit dipandang baik dan tertib administrasi serta tertib pertanggungjawaban keuangan”, kata Harli.
Tugas dari sekretariat Bawaslu Karanganyar, yaitu memberikan fasilitas dan penunjang ketua dan anggota Bawaslu Karanganyar dan serta kebutuhan sekretariat Bawaslu Karanganyar. “Harapannya 2026 ini, Bawaslu Karanganyar menjadi satuan kerja (satker) mandiri”, harap Harli.
Penulis : Himawan
Foto : Vondra