Perkuat Kesiapan Hadapi Pemilu, Bawaslu Karanganyar Gelar Rakor Mediasi dan Ajudikasi
|
BawasluKra – Dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni menjelang tahapan Pemilu mendatang, Bawaslu Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kapasitas SDM pada Rabu (06/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida (daring dan luring) ini mengangkat tema khusus: "Tata Cara Teknis Mediasi dan Ajudikasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu."
Acara dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti. Dalam sambutannya, Nuning menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membekali seluruh jajaran pengawas pemilu dengan pemahaman regulasi dan teknis yang mendalam.
"Maksud dan tujuan acara ini adalah untuk memastikan seluruh jajaran kita siap secara mental dan intelektual dalam menangani potensi sengketa. Kami ingin setiap personel memiliki kesamaan persepsi mengenai prosedur mediasi dan ajudikasi agar keadilan pemilu dapat ditegakkan secara efektif," ujar Nuning.
Hadir memberikan keynote speech, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, memberikan penguatan mengenai pentingnya integritas dalam penyelesaian sengketa. Beliau menyampaikan bahwa profesionalisme SDM di tingkat kabupaten adalah garda terdepan dalam menjaga kondusivitas demokrasi. Amin menekankan agar setiap proses dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Sebagai narasumber utama, Muhammad Adityan Nugroho (Staf Biro Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Bawaslu RI) memaparkan materi komprehensif mengenai mekanisme Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu (PSPP). Adityan menjelaskan secara detail alur penanganan sengketa, mulai dari penerimaan permohonan, proses mediasi yang mengedepankan musyawarah mufakat, hingga tahap ajudikasi jika kesepakatan tidak tercapai.
Ia menggarisbawahi bahwa kecermatan administrasi dan kemahiran dalam memfasilitasi komunikasi antarpihak menjadi kunci keberhasilan dalam penyelesaian sengketa proses.
Menariknya, agenda ini tidak hanya menjadi perhatian lokal. Meskipun diinisiasi oleh Bawaslu Karanganyar, ruang Zoom Meeting terpantau dipenuhi oleh partisipan dari jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya materi Mediasi dan Ajudikasi sebagai persiapan kolektif pengawas pemilu di tingkat nasional.
Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, Bawaslu Karanganyar berharap dapat meminimalisir kendala teknis di lapangan serta mampu memberikan putusan yang adil dan akuntabel demi suksesnya Pemilu mendatang.