Bawaslu Karanganyar Hadiri Rakor Pilkades Serentak di Kerjo, Dorong Pembentukan Desa Pengawasan dan Anti Politik Uang
|
BawasluKra— Bawaslu Kabupaten Karanganyar menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kecamatan Kerjo. Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Kecamatan Kerjo pada Senin (21/09/2026) ini dihadiri oleh jajaran kepala desa, sekretaris desa, serta ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Kerjo.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, menyampaikan bahwa masa non-tahapan pemilu saat ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya melalui perantara pemerintah desa.
Ia menilai bahwa dinamika dan tahapan dalam Pilkades memiliki pola yang serupa dengan pemilu maupun pemilihan kepala daerah pada umumnya. Oleh karena itu, Pilkades dianggap sebagai miniatur pesta demokrasi yang ideal serta tolok ukur awal bagi bibit-bibit demokrasi di tingkat lokal.
"Pilkades sangat baik sebagai miniatur pesta demokrasi. Dari proses berjalannya pilkades ini, kita bisa melihat bagaimana bibit-bibit pesta demokrasi mendatang terbentuk," ujar Nuning di hadapan para peserta rapat.
Lebih lanjut, Nuning menegaskan komitmen Bawaslu Karanganyar untuk memperkuat pengawasan dari tingkat akar rumput dengan membentuk Desa Pengawasan serta Desa Anti Politik Uang di wilayah Kecamatan Kerjo. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga integritas pemilu sejak dini.
Rencana strategis tersebut disambut dengan antusias oleh pihak pemerintah kecamatan. Camat Kerjo, Wardoyo, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap program ajakan pengawasan partisipatif yang digagas oleh Bawaslu Karanganyar.
Menurut Wardoyo, pelibatan masyarakat secara aktif dalam mengawasi proses demokrasi harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni pemilihan kepala desa, sebelum melangkah ke tahapan pemilu nasional dan daerah di masa mendatang.
"Kami menyambut baik apa yang direncanakan oleh Bawaslu Karanganyar tentang ajakan pengawasan partisipatif. Masyarakat perlu dilibatkan untuk mengawasi proses demokrasi yang dimulai dari pemilihan kepala desa terlebih dahulu," pungkas Wardoyo.
Penulis dan Foto: Angga
Editor: Vondra