Lompat ke isi utama

Pers Release

Mengukuhkan Demokrasi di Usia 18 Tahun: Bawaslu Karanganyar Gelar Bakti Sosial Donor Darah

KARANGANYAR, 9 April 2026 – Puluhan pendonor ambil bagian dalam kegiatan Bakti Sosial Donor Darah Badan Pengawas PEmilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang digelar di Sekretariat Bawaslu setempat tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu RI Ke-18. Peringatan tahun ini Bawaslu RI mengusung tema besar “Mengukuh Demokrasi.”

Pendonor tak hanya datang dari internal tetapi juga banyak partisipasi dari mitra Bawaslu, seperti Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Karanganyar dan para relawan. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti mengatakan, kegiatan donor darah dipilih sebagai  implementasi semangata Bawaslu yang ingin hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat, Kegiatan ini menjadi penegas bahwa kehadiran Bawaslu tidak hanya dirasakan saat mengawal suara rakyat di bilik suara, tetapi juga hadir merawat kehidupan masyarakat melalui aksi kemanusiaan. Melalui setetes darah yang disumbangkan, Bawaslu Kabupaten Karanganyar berharap dapat memberikan manfaat kehidupan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Lebih lanjut disebutkan, pelaksanaan perayaan HUT ini juga sesuai dengan Surat Edaran Ketua Bawaslu Nomor 9 Tahun 2026. Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengimbau peringatan dapat dilaksanakan melalui kegiatan atau aktivitas kreatif dengan tetap mengutamakan kesederhanaan dan memperhatikan situasi serta kondisi terkini.

Peringatan ulang tahun Bawaslu ini juga menjadi kesempatan untuk memperingati pencapaian dan kontribusi yang telah dilakukan Bawaslu. Momentum tersebut juga refleksi terhadap peran dan kiprah Bawaslu, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat umum.

Karenanya, memasuki usia yang ke-18 tahun, Bawaslu terus berbenah dan memantapkan langkahnya sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah demokrasi di Indonesia. Perjalanan hampir dua dekade ini menjadi bukti dedikasi Bawaslu dalam menghadapi berbagai dinamika politik yang semakin kompleks. Demokrasi sendiri bukan hanya sekedar mekanisme pemilihan semata, melainkan sebuah amanah untuk memastikan suara rakyat dapat tersampaikan dengan baik dan jujur. 

Selama 18 tahun hadir, Bawaslu membuktikan bahwa perannya tidak hanya sebatas menjalankan fungsi pengawasan teknis, tetapi juga telah bertransformasi menjadi pilar penting dalam mengukuhkan sendi-sendi demokrasi di Indonesia. 

Melalui pengawasan partisipatif, langkah pencegahan pelanggaran yang proaktif, serta penegakan hukum pemilu yang adil, Bawaslu terus berkomitmen untuk menghasilkan proses pemilu yang berintegritas tinggi. Dengan membawa semangat "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu, Bawaslu semakin "Mengukuhkan Demokrasi", memperkuat kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap tahapan demokrasi di setiap tahapan tetap berjalan di atas koridor kejujuran dan keterbukaan. 

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar

Nuning Ritwanita Priliastuti, S.H., M.H.

Pers Release